Featured Post

Ismail : Permasalahan KONi, Semua Harus Duduk Bareng. harus Bicara. Butuh Sebuah Komunikasi, Forumnya Di KONI. Dewan Siap Fasilitasi Ke Pemerintah.

Gambar
Adiensi 12 pengurus Cabor wadul soal kepengurusan KONI. Pasuruan-PaslineNews. Sejumlah pengurus Cabor (Cabang Olahraga) yang tergabung dalam KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Pasuruan wadul ke pada dewan, diruang paripurna DPRD Kota Pasuruan, Rabu (07/12/22). Diterima Ketua DPRD Kota Pasuruan, H.Ismail Marzuki Hasan, didampingi anggotanya H.Abdullah Junaedi, ST,  H.Nawawi, dan Sekwan H.Murahanto, mereka mengeluhkan kondisi KONI saat ini. Yang paling santer disuarakan adalah dana reward bagi atlet berprestasi di ajang Porprof tahun 2022, yang tidak kunjung di berikan.  Ditambah lagi keluhan soal dana pembinaan atlet di setiap cabor yang dinilai terlalu kecil dibanding periode sebelum-sebelumnya, serta masalah internal lainnya. Dan meminta pemerintah untuk membekukan kegiatan KONI Kota Pasuruan bahkan kalau perlu dibubarkan. Biang kesalahan semua masalah tersebut dialamatkan kepada ketua KONI Kota Pasuruan, Gangsar. Gangsar dituding tidak becus ngurusi KONI. Tidak adil dalam

Si Kaki Emas Razan Pemain Sepak Bola Masa Depan Kota Pasuruan



Pasuruan-Pasline

Razan Mahira Putra salah satu pemain andalan klub SSB Aris Putra memang selalu jadi bintang saat klubnya tampil di lapangan hijau. Top scorer turnamen sepak bola kelompok umur 15 tahun di Kota Pasuruan Tahun 2019 dan juga top scorer di turnamen kelompok umur 14 tahun seJawa Timur tahun 2019, memang lihai menggocek bola dan jago mencetak gol ke gawang lawan.

Putra ke 2 dari pasangan Decky dan Murti ini pertama kali belajar sepak bola di SSB Aris Putra sejak usia 7 tahun. Selama menjadi pemain klub SSB Aris Putra, Razan kerap dipercaya menjadi ujung tombak atau striker. Banyak prestasi yang sudah dibukukan. Menjadi juara di turnamen U- 14 se Jawa Timur tahun lalu (2018) dan maju mewakili Jatim di tingkat nasional di Bandung Jawa Barat. Sayang langkahnya harus terhenti oleh Persib Bandung. Terakhir juara di turnamen kelompok umur 15 tahun di kota Pasuruan tahun 2019.

Melihat bakat dan prestasinya, Persekap Kota Pasuruan pun tertarik untuk merengkrut dirinya di skuad Persekap U-17. Ibundanya, Murti saat ini sibuk ngurusi persyatannya seperti ijazah sekolah SD dan SMP juga keterangan dari sekolah SMA N 1 Kota Pasuruan, tempat nya bersekolah. "Saya sedang ngurusi ijazah dan surat keterangan dari sekolahnya Arzan untuk syarat masuk di skuad Persekap U-17 , "terang Murti. Sang pemilik SSB Aris Putra, Kaji Aris Budi membenarkan jika Arzan akan masuk skuad Persekap U-17. "Memang benar Arzan akan masuk skuad Persekap U-17, "ucap H. Aris singkat.

Kemampuan Razan bermain sepak bola memang diatas rata-rata. Hal itu tidak lepas dari sentuhan tangan dingin sang maestro sepak bola Pasuruan H. Aris Budi. Beruntung memang Razan masuk klub SSB Aris Putra. Kurikulumnya sudah kelas nasional. Dan pelatihnya semuanya sudah bersertifikat PSSI maupun FIFA. Ada sepuluh pelatih yang mampu melahirkan pemain bola hebat dengan konsep sepak bola modern.

" Kami memiliki 10 pelatih yang sudah bersertifikat. Materi latihan yang kami berikan sama dengan materi akademi. Namun yang kurang dari kami adalah lapangan sepak bola. Kami belum memiliki lapangan sepak bola sendiri, sehingga Aris Putra masih tetap berstatus SSB, "jelas Kaji Aris sapaan akrabnya.

SSB Aris Putra sering mengikutkan tim binaannya di berbagai turnamen, tujuannya untuk menambah pengalaman dan menerapkan ilmu strategi bermain bola. Tanggal 7 September 2019 di kelompok Usia 8-9 tahun, akan mengikuti turnamen di Jombang. Tanggal 5 Oktober 2019 kelompok umur 10 tahun dan 12 tahun, kompetisi di Kanjuruan Malang. Dan kelompok Usia 11 Tahun bulan depan main di jombang. (B.)

Postingan populer dari blog ini

Tragedi Maut Rombongan Pensiunan Eks Guru SMPN 8 Kota Pasuruan di Tol Bawean-Ungaran, Semarang.

Nico : Pasar Ramadhan Sepi Disebabkan Perencanaan Kurang Matang, Konsep Tidak Jelas dan Promosi Kurang Masif.

Rudiyanto, AP.M.M., Sekda Kota Pasuruan