Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

Featured Post

Semarak, Gebyar Hardiknas Tahun 2024 di Kota Pasuruan

Gambar
Atraksi peserta Karnival Pendidikan tahun 2024 di depan Walikota Pasuruan Drs.H Saifullah Yusuf dan Seluruh Kepala OPD Kota Pasuruan di Pendopo Surga Surgi.  Pasuruan-PaslineNews Rangkaian acara Gebyar Hardiknas tahun 2024 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Senin (03/06/24) malam, sungguh luar biasa. Ramai, meriah dan menghibur. Ribuan masyarakat Kota Pasuruan datang berduyun-duyun menikmati tontonan gratis tersebut. Rangkaian acara diawali dengan Karnival Pendidikan 2024. Start dari Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, sebanyak 96 peserta dari berbagai sekolah se kota Pasuruan ikut berpartisipasi menampilkan karya terbaiknya. Peserta berjalan menuju garis finish di Gedung Kesenian Darmoyudo di Kompleks Rumah Dinas Walikota Pasuruan, di Jalan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo , Kota Pasuruan.  Sepanjang jalan yang dilalui sejauh sekitar 300 meter menjadi panggung terbuka bagi para peserta menampilkan kebolehann

Soleh : Tidak Akan Ada Kenaikan Upah Sampai Sepuluh Tahun Kedepan, Jika Mengikuti PP No.36 Tahun 2021.

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Upah pekerja tidak akan ada kenaikan sampai sepuluh tahun kedepan jika mengikuti Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang pengupahan. Hal tersebut disampaikan Soleh, ketua Federasi Serikat Pekerja Indonesia Cabang Pasuruan usai audiensi dengan pemerintah  di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, SH., MM.,  Selasa (23/11/21). Soleh menuturkan, di PP No 36 Tahun 2021, yang dijadikan tolok ukur penentuan upah adalah data BPS (Badan Pusat Statistik). Padahal menurut data BPS nilai perkapita Kabupaten Pasuruan tergolong kecil hanya Rp 967 ribu. "Kalau dihitung totalnya tidak sampai pada UMK kita tahun ini," ungkapnya. Dari audiensi tersebut, lanjut Soleh, perwakilan serikat pekerja berharap ada keberanian bupati untuk melakukan diskresi terkait rekomendasi kenaikan upah. "Dari awal kami berharap bupati berani melakukan diskresi terkait rekomendasi kenaikan upah," ujar Soleh. Namun, tambahnya, hingga audiensi be
Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Aksi sosial pengurus ESI (Elektronik Sport Indonesia) Pasuruan Raya berlanjut. Kali ini sasarannya ditambah Lansia ( lanjut usia). Lansia atau Manula menjadi sasaran utama sosialisasi karena mereka ini rentan tertular penyakit termasuk Covid-19.  "Sosialisasi kali ini kita fokuskan ke lansia. Sebab, lansia paling rentan tertular Covid-19. Juga,  kebanyakan mereka lupa memakai masker dengan sempurna padahal maskernya sudah tergelantung dilehernya," ucap Prabowo salah satu tokoh muda yang juga menjadi pengurus ESI Kota Pasuruan. Selain masalah masker dan protokol kesehatan lainnya, sosialisasi juga memberi penerangan betapa  pentingnya vaksin bagi masyarakat untuk menekan laju penularan virus corona. "Masyarakat terus diberi wawasan pentingnya vaksin.  Karena vaksin untuk membetuk imunitas tubuh dari  Covid-19 dan ini untuk menekan penularan virus corona agar tercipta kondisi normal kembali," jelas Prabowo usai giat, Kamis (04/11).  Seperti biasa