Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Featured Post

Menata PKL Akun-Alun Kota Pasuruan Dengan Menciptakan Destinasi Wisata Kuliner. Oleh : Mulyo Prabowo

Gambar
  Jalan W.Supratman, Kawasan timur Alun-alun Kota Pasuruan. Pasutuan-PaslineNews Wajah kota Pasuruan yang sudah diface-off memang tampak lebih elok. Apalagi wajah alun-alun Kota Pasuruan yang sudah dihias dengan payung Madinah semakin cantik bak wajah juara putri kecantikan. Akan tetapi sinar kecantikannya hanya bercahaya ketika waktu siang hari. Begitu masuk waktu senja, wajah sang putri semakin suram. Semakin malam aura cantiknya tidak nampak lagi. Kecantikannya tertutupi oleh hiruk pikuk pedagang kaki lima (PKL) yang setiap malam menjajakan bermacam kuliner berderet  di tepi trotoar alun-alun. Selain menganggu keindahan alun-alun, keberadaan PKL juga mempersempit badan jalan  yang ikut menyumbang keruwetan lalu-lintas. Pemerintah yang juga ingin mengangkat kuliner untuk mendukung wisata religi makam ulama besar KH. Abdul Hamid di pemakaman masjid Jami' Al-Anwar, harus memeras otak menata PKL. Apalagi antara masjid Jami' Al-Anwar dengan Alun-alun Kota Pasuruan sudah terkoneks

Waktu Mepet, Sutirta Ingatkan Pelaksana Kebut Pekerjaannya Agar Selesai Tepat Waktu

Gambar
Pasuruan-Paslinenews Pekerjaan fisik di Kota Pasuruan anggaran tahun 2018 tinggal beberapa hari lagi masuk masa opname. Namun masih saja ada pekerjaan yang terindikasi tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Seperti pekerjaan paket pemasangan U-Dit dan pembangunan trotoar atau pembangunan drinase di sepajang jalan Pati Mura Kelurahan Bugul Kidul Kecamatan Bugul Kota Pasuruan oleh pelaksana PT. Yuda Bhakti Bangsa senilai Rp 5.634.082.000,- . Hingga hari ini (21/12/2018) trotoar sekitar panjang 150 meter belum terpasang keramik. Padahal waktu pekerjaan selama 100 hari jatuh tempo tanggal 21/12/2018 atau hari Jumat besok. Hal ini menjadi sorotan Sutirta anggota komisi 3 dari Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pasuruan. Sutirta mengingatkan pelaksana agar segera menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu agar tidak terjadi keterlambatan seperti tahun lalu. "Saya ingatkan kepada pelaksana poryek untuk menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, kalau perlu dilembur. Sebab jika terjadi keterl