Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Featured Post

Izul : Ngaji Rutin Jumat Legi Untuk Meningkatkan Keimanan Pengurus Dan Memperkuat Tali Silaturahmi Antara Pengurus Dengan Masyarakat.

Gambar
Pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kita Pasuruan gelar pengajian rutin setiap Jumat Legi. Pasuruan-PaslineNews Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pasuruan menggelar Ngaji Jumat Legi bareng jajaran pengurus anak cabang dan ranting bersama masyarakat, di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Jalan KH. Mas Mansyur, Kelurahan Sekar Gadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat (22/10) malam. Karena masih dalam pandemi Covid-19, ngaji Jumat Legi tersebut digelar sederhana hanya dihadiri beberapa pengurus dan perwakilan masyarakat. Dipimpin ustad Karim tokoh masyarakat Sekar Gadung, seluruh yang hadir membaca Maulud diba'. "Karena masih di bulan Maulud (penanggalan Jawa), kami membaca maulud diba' untuk memperingati hari kelahiran Rosulillah Muhammad saw, "ucap Izul, Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan. Ngaji Jumat Legi tersebut merupakan yang kali kedua diselenggarakan. Dan digelar rutin setiap hari Jumat pasaran Legi (p

Warga Kelurahan Krampyangan Butuh Lahan Makam

Gambar
Pasuruan-Paslinenews Warga Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, menginginkan tanah makam di lingkungannya sendiri. Karena, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang wingko yang berada di Kelurahan Purutrejo dirasa terlalu jauh. Jaraknya sekitar satu kilometer dan harus melewati jalan raya padat lalulintas yang biasa dilalui kendaraan berbadan lebar. Tentu saja sangat membahayakan bagi pengiring jenazah. Lagi pula, iring-iringan pemgantar jenazah seringkali menimbulkan kemacetan lalu lintas. Sejatinya keinginan warga sudah diusulkan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kelurahan beberapa tahun lalu. namun hingga saat ini belum ada realisasinya. Tokoh masyarakat Kelurahan Krampyangan, H. Arif Ilham mengatakan, usulan warga untuk memliki lahan makam sendiri sudah disampaikan disetiap kali Musrenbang kelurahan digelar. "Mungkin sudah tiga kali Musrenbang, usulan warga tersebut disampaikan, namun belum terealisasi, "ujar anggota legeslatif dari