Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Featured Post

Prihatin Peningkatan Kasus Covid-19 Dan Peduli Keselamatan Nakes, DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan Beri Bantuan Pakaian APD Ke Sejumlah Puskesmas

Gambar
Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan, H.M Hasjim Asjari (tengah), didampingi jajaran pengurus, menyerahkan bantuan pakaian APD kepada dr.g. Andriani, Kepala Puskesmas Karangketug Pasuruan-PaslineNews DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan membagikan sejumlah alat pelindung diri (APD) ke Puskesmas se-Kota Pasuruan, Rabu (21/07/21). Kegiatan bagi-bagi APD tersebut merupakan bentuk keprihatinan Partai Nasdem karena semakin meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Kota Pasuruan. Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan H.M. Hasjim Ashari menuturkan, pihaknya merasa prihatin dengan tingginya tingkat penularan Covid -19 di Kota Pasuruan. Hal itu membuat pekerjaan tenaga kesehatan (Nakes) menjadi lebih berat. Dengan semakin beratnya tugas Nakes berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan APD.  Apalagi banyak Nakes yang tertular virus corona karena kelelahan atau penyebab lainnya. "DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan merasa prihatin dengan semakin tingginya tingkat penularan Covid-19, apalagi

Warga Kelurahan Krampyangan Butuh Lahan Makam

Gambar
Pasuruan-Paslinenews Warga Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, menginginkan tanah makam di lingkungannya sendiri. Karena, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang wingko yang berada di Kelurahan Purutrejo dirasa terlalu jauh. Jaraknya sekitar satu kilometer dan harus melewati jalan raya padat lalulintas yang biasa dilalui kendaraan berbadan lebar. Tentu saja sangat membahayakan bagi pengiring jenazah. Lagi pula, iring-iringan pemgantar jenazah seringkali menimbulkan kemacetan lalu lintas. Sejatinya keinginan warga sudah diusulkan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kelurahan beberapa tahun lalu. namun hingga saat ini belum ada realisasinya. Tokoh masyarakat Kelurahan Krampyangan, H. Arif Ilham mengatakan, usulan warga untuk memliki lahan makam sendiri sudah disampaikan disetiap kali Musrenbang kelurahan digelar. "Mungkin sudah tiga kali Musrenbang, usulan warga tersebut disampaikan, namun belum terealisasi, "ujar anggota legeslatif dari