Postingan

Featured Post

Mahfud MD : Parpol Yang Ada Wakil Di DPR Tak Punya Legal Standing Gugat UU Di MK

Gambar
  Suasana rapat DPR-RI Pasuruan-PaslineNews. Partai Politik yang memiliki wakil di DPR untuk tidak lagi menggugat Undang-Undang (UU) di Mahkamah Konstitusi (MK).  Hal itu disampaikan oleh  Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan pada Kabinet Indonesia Maju, Prof.Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., dalam cuitannya di media sosial Tweeter @mohmahfusmd, Jumat (24/06/22). Menurutnya, partai politik yang berada di DPR tidak punya legal standing untuk menggugat UU di MK. Sebab, UU dibuat oleh DPR dan partai politik ikut membuatnya. "Kalau partai politik tak setuju isi UU, ya silahkan tempuh melalui proses di DPR agar UU itu diubah. Kalau kalah suara, ya bagaimana lagi? Kuncinya harus menang suara saat pemilu," cuit Mahfud MD. Wartawan : Prabowo

Menjelang Penerimaan Siswa Baru, Banyak Anak-Anak dan Remaja Vaksin Di Runah Vaksin Taman Kota Pasuruan

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Sejumlah anak-anak dan remaja belakangan  sering terlihat melaksanakan vaksin di Rumah VaksinTaman Kota Pasuruan. Setiap hari ada saja yang ikut vaksin, jumlahnya pun lumayan banyak. Menurit dr. Nugroho, Kepala Puskesmas Kandangsapi, anak-anak yang melaksanakan vaksin saat ini kebanyakan yang akan masuk SD (Sekolah Dasar), yang umurnya masuk tujuh tahun.  "Anak usia enam tahun ke atas harus divaksin  agar kebal terhadap serangan virus corona. Hal itu menjadi imunisasi lengkap anak-anak.  Dan ini, oleh sebagian sekolah menjadi syarat penerimaan siswa baru di sekolah bersangkutan.," jelas Nugroho di ruang kerjanya, Jumat (24/06/22). Uniknya, dari pantauan media ini, justru anak-anak yang getol minta divaksin.  Seperti yang disampaikan oleh Agus, orang tua dari anak Firmansyah. "Justru anak saya ini yang mengajak vaksin di Rumah Vaksin Taman Kota ini,, karena teman-temannya juga banyak yang vaksin di sini" ujarnya  usai vaksin. Selain anak-anak, r

Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan Kebanjiran KPM untuk Vaksin Lengkap

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Di Rumah Vaksin, Taman Kota Pasuruan saat ini banyak didatangi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bantuan sosial dari pemerintah, untuk vaksin lengkap (vaksin dosis 1,2, 3), sebagai syarat untuk pengambilan Bansos pemerintah yang saat ini sudah mulai dicairkan lagi. Mutmainah, salah satu peserta vaksin di Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan,  Selasa (21/06/22),  menyampaikan, bahwa saat ini dirinya  melaksanakan vaksin lengkap persiapan untuk pengambilan bantuan sosial (Bansos) pemerintah. "Saya akan cepat cepat vaksin biar nanti sewaktu ambil Bansos pemerintah tidak ada kendala, karena saya masih membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup saya. Kepala Puskesmas Kandangsapi, dr. Nugroho menyampaikan, kebanyakan masyarakat yang vaksin belakangan ini untuk syarat pencairan Bansos. "Saat pencairan Bansos di kelurahan pihak Puskesmas berada di sana untuk memastikan KPM apakah sudah vaksin atau belum.  Maka dari itu, lebih baik vaksin dulu di sejumlah layanan vaksi

Ubun Ubun Bagian Otak Yang Mengarahkan Perilaku Manusia, Menurut Islam, Dibuktikan Secara Sains

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Sejumlah ilmuwan di Verginia Taskrin Institut, pusat penelitian di Amerika Serikat, meneliti otak manusia dan menemukan bagian otak yang bertugas mengarahkan perilaku manusia. Informasi tersebut dirilis di konten You Tube, Yt Crash Islam. Hal tersebut membuktikan secara sains kebenaran Al Quran, surat Al Alaq 15-16, tentang bagian otak yang disebut ubun-ubun. "Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka)," Al Alaq 15-16. Tafsir : Allah mencela orang yang melarang orang beribadah di dalam masjid, dengan contohnya Abu Lahab. Allah mengancam bahwa bila mereka tidak menghentikan perbuatannya, Allah akan mencabut ubun-ubunnya, yaitu menarik nyawanya sehingga mati seketika. Hukuman itu dijatuhkan padanya karena ubun-ubun itu adalah denyut kehidupannya, sedangkan denyut kehidupannya itu selalu penuh kebohongan dan dosa. Para peneliti Verginia Taskrin Institut melakukan proses deteksi ke

Rangsang Masyarakat Untuk Vaksin Lengkap, Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur, Wilayah Pasuruan, Bersama Puskesmas Kejayan, Buka Layanan Khusus Vaksin.

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur, Wilayah Pasuruan  Bersama Puskesmas Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Membuka Layanan Khusus Vaksin. Layanan khusus vaksin bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat layanan vaksin bagi masyarakat, terutama masyarakat yang mobilitasnya tinggi, dan juga vaksin yang sifatnya masal. Sehingga merangsang masyarakat untuk melaksanakan vaksin lengkap hingga dosis-3. Kepala Puskesmas Kejayan, dr.Halifah Yanti mengatakan, sebelumnya layanan vaksin Puskesmas Kejayan dilaksanakan di Ruang Pemeriksaan campur dengan pasien lainnya. Sekarang, kegiatan vaksinasi ditempatkan sendiri atau khusus terpisah  berada di depan gedung Puskesmas.  Dalam layanan khusus vaksin, Nakesnya juga disiapkan khusus menangani vaksin. Ada sepuluh Nakes yang  melayani vaksinasi masyarakat. Seperti kegiatan vaksin hari ini, Rabu (22/06/22), rombongan vaksinasi sejumlah santri pondok dilayani dengan profesional, ramah dan cekatan. "Kami ingin pelayanan o

Dengar BLT Akan Cair, Masyarakat Berduyun Duyun Vaksin

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Rumah vaksin Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, pada akhir-akhir ini diserbu warga masyarakat. Hal ini akibat ada informasi yang mewajibkan bagi penerima bantuan sosial dari Pemerintah untuk vaksin lengkap. Hal ini disampaikan Kasturi, warga Gondangwetan, salah seorang yang melaksanakan vaksin, dirumah vaksin Gondangwetan, Senin (20/06).  Dia mengaku ikut vaksin untuk berjaga jaga bila dirinya mendapatkan BLT. Hal senada juga disampaikan koordinator vaksin dr. Diah, bahwa akhir akhir ini banyak warga yang menginginkan vaksin. "Antrian cukup banyak, namun alhamdulillah kami tim vaksin Puskesmas Gondangwetan siap melayani masyarakat secara maksimal," ucapnya. Peliput : Mulyo 

Formacida Berbagi Dengan Masyarakat Pinggiran

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Meski pandemi  Covid-19 mulai mereda, namun dampak sosial ekonominya masih terasa ditengah masyarakat. Untuk itu, Forum Masyarakat Cinta Damai (Formacida) Pasuruan melakukan giat berbagi dengan masyarakat pinggiran. masyarakat pinggiran inilah yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19 selama dua tahun. Sebab, Kebanyakan mereka bekerja di sektor nonformal seperti buruh tani, kuli bangunan, pedagang kecil, dan sektor non formal lainnya. Walau berbagi bingkisan kecil, yang berisi nasi kotak plus sebotol air mineral ditambah masker dan handsanitezer, itu sangat berarti bagi mereka. Mengingat harga kebutuhan pangan sangat tinggi untuk saat ini.  Giat berbagi tersebut dilaksanakan tiga hari berturut-turut, mulai hari Sabtu, Minggu , dan Hari Senin (13/06). Menyisir pinggiran Kota Pasuruan dan pedalaman Kabupaten Pasuruan. Setiap hari dibagikan sebanyak 50 hingga 100 bingkisan. "Berbagai ini selain sedikit membantu saudara kita, paling tidak bisa menguatkan sema