Featured Post

Upaya Angkat Olahan Bandeng Jelak Menjadi Komoditi Unggulan Kota Pasuruan. Oleh: Mulyo Prabowo

Gambar
Poklasar Jelak Joyo Food menunjukan salah satu kreasi olahan bandeng jelak. Pasuruan-PaslineNews  Nama bandeng jelak sudah tidak asing ditelinga masyarakat Pasuruan. Jenis ikan bersisik keperakan hasil budidaya petambak di Pedukuhan Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan  itu sangat disukai karena rasa dagingnya lebih gurih, lembut dan tidak bau tanah. Ketua Kelompok Pengelola dan Pemasaran (Poklasar) produk olahan bandeng  Jelak Joyo Food (JJF), Nurhayati mengatakan, bandeng jelak memang sedikit berbeda dibanding ikan bandeng dari daerah lain. Selain rasanya lebih gurih dan tidak bau tanah, perbedaan itu terlihat dari bentuk fisiknya. Bandeng jelak memiliki ukuran sedikit lebih kecil tapi berisi. Rata-rata perkilonya berisi empat ekor, atau sekitar 2,5 ons per ekornya dalam kondisi segar.  Ciri lainnya, bandeng jelak bibirnya berwarna merah. Sehingga banyak orang menyebutnya dengan si bibir merah, atau ikan bergincu. "Itu ciri fisik khas bandeng jelak y

Disperindag Kota Pasuruan Gelar Operasi Pasar, Upaya Stabilkan Harga Komoditas Pangan

Warga antri membeli beras murah di Operasi Pasar yang digelar Disperindag Kota Pasuruan.


Pasuruan-PaslineNews.

Operasi pasar  digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan, di GOR Untung Suropati, di Jalan Sultan Agung, Kota Pasuruan, (23/02/24). Operasi pasar tersebut mendapat antusias warga Kota Pasuruan, sehingga masyarakat harus rela antri untuk membeli komoditas pangan murah.


Di lokasi, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan, Hery Dwi Sujatmiko, SS,. MM., menuturkan, operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga pangan. Menurutnya operasi pasar tersebut dipicu oleh harga pangan yang terus merangkak naik. Seperti harga beras, di pasaran rata-rata mencapai Rp14 ribu hingga Rp 16 ribu, harga sesuai dengan kualitasnya.


Operasi pasar kali ini, lanjut Hery, pemerintah menyediakan beras kualitas medium sebanyak 20 ton, dengan harga Rp 51 ribu per 5 kilogram (Rp10.200/kilogram). Pemerintah juga menyediakan gula sebanyak  600 kilo gram, minyak goreng sebanyak 400 kilo gram, sedangkan telor dan daging ayam jumlahnya mengikuti kondisi yang ada.


Operasi pasar ditujukan khusus untuk warga Kota Pasuruan dengan syarat menunjukan KTP Kota Pasuruan. Satu orang pembeli dijatah 10 kilo gram  beras atau maksimal dua kemasan beras 5 kilo gram. Masyarakat juga bisa membeli bahan pokok lainnya seperti gula dan minyak, yang juga di batasi maksimal 2 kilogram.


"Operasi pasar tidak berhenti di sini. Tanggal 29 Februari akan kembali digelar di gedung Wicaksana Polres Pasuruan Kota, di Jalan Gajah Mada, Kota Pasuruan dengan komoditas yang sama. "Terang Hery.


Diketahui, dalam operasi pasar tersebut, pemerintah bekerja sama dengan Perum Bulog untuk suplai beras, gula dan minyak gorang. Sedangkan untuk telor dan daging ayam, bekerja sama dengan PT. Prima Food.


"PT. Prima food, menjual daging ayam dan telor.  Daging ayam kami siapkan sebanyak  200 kilogram. Perkilo dijual Rp30.000. Lebih murah dibanding harga pasar saat ini berkisar Rp 34.000 per kilogram. Telor ayam kami siapkan sebanyak 120 kilogram. Per kilo dijual seharga Rp26.000. sedangkan harga telor di pasaran saat ini berkisar Rp 28.500 per kilogram. Selain itu Prima Food juga menjual aneka produk Frozen Food," jelas Dimas, Super Visi PT. Prima Food, Koordinator Pasuruan Raya, di lokasi operasi pasar.



Reporter : Prabowo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anggur Wirogunan Andalan Pertanian Kota Pasuruan

Porprov Jatim VIII /2023, Kontingen Kota Pasuruan Tanpa Pencak Silat

Daftarkan 30 Bakal Calegnya, Partai Gerindra Bertekad Menang di Kota Pasuruan