Featured Post

Upaya Angkat Olahan Bandeng Jelak Menjadi Komoditi Unggulan Kota Pasuruan. Oleh: Mulyo Prabowo

Gambar
Poklasar Jelak Joyo Food menunjukan salah satu kreasi olahan bandeng jelak. Pasuruan-PaslineNews  Nama bandeng jelak sudah tidak asing ditelinga masyarakat Pasuruan. Jenis ikan bersisik keperakan hasil budidaya petambak di Pedukuhan Jelak, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan  itu sangat disukai karena rasa dagingnya lebih gurih, lembut dan tidak bau tanah. Ketua Kelompok Pengelola dan Pemasaran (Poklasar) produk olahan bandeng  Jelak Joyo Food (JJF), Nurhayati mengatakan, bandeng jelak memang sedikit berbeda dibanding ikan bandeng dari daerah lain. Selain rasanya lebih gurih dan tidak bau tanah, perbedaan itu terlihat dari bentuk fisiknya. Bandeng jelak memiliki ukuran sedikit lebih kecil tapi berisi. Rata-rata perkilonya berisi empat ekor, atau sekitar 2,5 ons per ekornya dalam kondisi segar.  Ciri lainnya, bandeng jelak bibirnya berwarna merah. Sehingga banyak orang menyebutnya dengan si bibir merah, atau ikan bergincu. "Itu ciri fisik khas bandeng jelak y

Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan Gelar Rakor Pembentukan Tim Pakem

 



Pasuruan-PaslineNews. 

Untuk melakukan pencegahan dini  gesekan horisontal antar aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di masyarakat, butuh peran aktif stakeholder (Pemangku Kepentingan) yang dimotori Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan sebagai koordinator Tim Pakem (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat) Kota Pasuruan.  

Untuk itu, Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) Kota Pasuruan, di salah satu resto di Kota Pasuruan, Rabu (18/11).

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, Wahyu Susanto menuturkan, amanat undang-undang menegaskan, Kejaksaan turut menyelenggarakan ketertiban dan ketentraman umum yaitu melakukan pengawasan dan pencegahan dini dari aksi penodaan agama. Untuk menyelenggarakan pengawasan dan pencegahan tersebut perlu peran aktif tim Pakem. 

"Saat ini kita melakukan rapat koordinasi dan pembentukan tim Pakem. Sebab, dari susunan tim Pakem yang sudah terbentuk ada perubahan dari peraturan yang lama ke peraturan yang baru," tuturnya. 

Wahyu menambahkan, selain membentuk tim Pakem, rapat koordinasi kali ini juga membahas dan menyusun rencana kerja  kedepan untuk mengefektifkan peran tim Pakem. 

Susunan tim Pakem Kota Pasuruan yang sudah ditetapkan;  Ketua Pakem, Kepala Kejaksaan merangkap anggota;  wakil, Kasi Intel Kejaksaan;  Sekretaris Pakem, Kasubsi di bidang idiologi, politik, hankam, sosial budaya dan kemasyarakatan pada seksi intelejen Kejaksaan. Dan anggota Pakem dari unsur-unsur; Bakesbang Pemkot Pasuruan; Dandim 0819 Pasuruan; Kasat Intelkam Polres Pasuruan Kota; wakil ketua satu FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama); Kantor Kementrian Agama Kota Pasuruan; dan Dinas  P dan K  Kota Pasuruan. 

"Seluruh tim Pakem itulah  yang terlibat dalam rakor ini. Kami juga mengundang organisasi keagamaan dan paguyuban penghayat kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa  di acara pembukaan rakor ini,"  tutup Wahyu. (B.). 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anggur Wirogunan Andalan Pertanian Kota Pasuruan

Porprov Jatim VIII /2023, Kontingen Kota Pasuruan Tanpa Pencak Silat

Daftarkan 30 Bakal Calegnya, Partai Gerindra Bertekad Menang di Kota Pasuruan