Featured Post

Pelayanan Vaksin Lengkap hingga Booster-2, Ciptakan Herd Immunity.

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Ciptakan Herd Immunity  atau populasi masyarakat kebal penyakit menular, Program vaksinasi Corona virus terus berlanjut. Pemerintah sudah mencanangkan vaksin bosster-2. Untuk itu, Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan sudah siap jika masyarakat melaksanakan vaksin booster-2. Dinas Kesehatan Kota Pasuruan kolaborasi dengan Badan Intelejen Negara ( BIN ) Daerah Jawa Timur tetap membuka layanan vaksin di Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan, seperti biasanya. Pelayanan vaksin lengkap terus berlanjut, baik dosis satu, dua, maupun booster-1 dan Booster-2. '"Menghadapi program vaksinasi booster-2, Rumah Vaksin Taman Kota membuka layanan seperti biasa. Tidak ada persiapan khusus. Kami masih tetap melayani vaksin dosis satu, dua maupun booster-1 dan booster-2. Memang sampai hari ini, belum ada yang vaksin booster-2.  kebanyakan vaksin booster-1," ujar dr. Ardiansyah, koordinator vaksin di Rumah Vaksin Taman Kota Pasuruan, Senin (01/08/22). Pewarta : Mulyo.

Pasuruan Level l, BIN Daerah Jatim Bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Terus Gelar Vaksinasi di Sejumlah Puskesmas.



Pasuruan-PaslineNews

Wilayah Kabupaten Pasuruan pada akhir bulan Mei sudah masuk PPKM Level l, berdasar Instruksi Kemendagri (Inmemdagri) Nomor 26/2022 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 Covid-19. Artinya, kegiatan di tempat umum boleh dilakukan tanpa dibatasi jumlah pengunjung.


Meski sudah turun level dari 2 ke level l, Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur, Wilayah Pasuruan terus mendorong vaksinasi berkolaborasi dengan sejumlah Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.


Puskesmas Bangil misalnya,  setiap hari membuka layanan vaksin. Layanan vaksinasi keliling desa maupun kelurahan terus dilakukan walau intensitasnya tidak sesering  dulu. 


Kepala Puskesmas Bangil, dr Inkud mengatakan, meski sudah masuk Level l pihaknya bersama BiN Daerah Jatim terus melaksanakan vaksinasi. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan antisipasi terjadi gelombang penularan corona pasca lebaran Idul Fitri.  


"Lebaran Idul Fitri bagi masyarakat kita  merupakan momen berkumpul dengan keluarga besar maupun teman. Saat itulah terjadi interaksi langsung.  Tidak menutup kemungkinan bisa terjadi penularan bila ada satu orang diantaranya yang terinveksi Covid-19," ujar dr. Inkud, via ponsel, Sabtu (28/05/22).


Potensi penularan masih ada, tambahnya, karena sebagian masyarakat belum vaksin lengkap sampai dosis 3 atau booster. Bahkan ada yang belum vaksin sama sekali. "Saya himbau, bagi masyarakat yang belum vaksin sama sekali segeralah datang kelayanan vaksin terdekat untuk vaksin. Begitu juga bagi yang belum vaksin lengkap, silahkan vaksin lanjutan di tempat layanan vaksin terdekat," seru Inkud.


Wartawan : Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nico : Pasar Ramadhan Sepi Disebabkan Perencanaan Kurang Matang, Konsep Tidak Jelas dan Promosi Kurang Masif.

Gus Ipul Tuding Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Penyumbang Nilai Terendah Indeks Inovasi Daerah Kota Pasuruan

KBTTPK Padepokan Agung Suwayuwo Pasuruan ll Gelar Peringatan 10 Suro 1953 J