Featured Post

Soleh : Tidak Akan Ada Kenaikan Upah Sampai Sepuluh Tahun Kedepan, Jika Mengikuti PP No.36 Tahun 2021.

Gambar
Pasuruan-PaslineNews. Upah pekerja tidak akan ada kenaikan sampai sepuluh tahun kedepan jika mengikuti Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang pengupahan. Hal tersebut disampaikan Soleh, ketua Federasi Serikat Pekerja Indonesia Cabang Pasuruan usai audiensi dengan pemerintah  di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, SH., MM.,  Selasa (23/11/21). Soleh menuturkan, di PP No 36 Tahun 2021, yang dijadikan tolok ukur penentuan upah adalah data BPS (Badan Pusat Statistik). Padahal menurut data BPS nilai perkapita Kabupaten Pasuruan tergolong kecil hanya Rp 967 ribu. "Kalau dihitung totalnya tidak sampai pada UMK kita tahun ini," ungkapnya. Dari audiensi tersebut, lanjut Soleh, perwakilan serikat pekerja berharap ada keberanian bupati untuk melakukan diskresi terkait rekomendasi kenaikan upah. "Dari awal kami berharap bupati berani melakukan diskresi terkait rekomendasi kenaikan upah," ujar Soleh. Namun, tambahnya, hingga audiensi be

Di Kota Pasuruan Dua Insiden Kebakaran Dalam Satu Malam

Petugas Pemadam berjuang keras memadamkan api di pabrik pengolahan kayu milik Linggi di Jalan Kyai Sepuh, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo,Kota Pasuruan, Rabu (06/10) malam.



Pasuruan-PaslineNews.

Dalam semalam di Kota Pasuruan terjadi dua insiden kebakaran yang waktunya hampir bersamaan, Rabu (06/10) malam. Lokasinyapun hanya berjarak sekitar 500 meter. 


Pertama kali yang mengalami kebakaran adakah sekolah MAN (Madrasah Aliyah Negeri) di Jalan Erlangga, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. 


Api mulai terlihat membesar sekitar pukul 19.00 WIB. Dua ruangan yakni ruang studio musik dan laboratorium bahasa seluruh isinya habis terbakar. Atap nya juga ambruk dan hangus dilalap api.


Belum tuntas petugas memadamkan api di sekolah MAN, dari arah utara nampak asap hitam membumbung tinggi. Benar saja pabrik pengolahan kayu di jalan Kyai Sepuh, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan terbakar.


Pabrik pengolahan kayu milik Linggi ini terbakar sekitar pukul 21.30 WIB. Pasukan pemadam yang semula berada di sekokah MAN sebagian diarahkan ke pabrik tersebut.


Api membakar tumpukan kayu yang berada diujung belakang pabrik. Kayu dalam bentuk palet (alas kayu utuk angkut barang di kontainer) yang siap ekspor tidak butuh waktu lama ludes dilalap api. 


Melihat api yang semakin besar dan berdekatan dengan pemukiman Perumahan Pulau Mas Regency di sisi utara, dan pabrik pengolahan kayu milik Habib Hadi di sisi selatan, petugas meminta bantuan mobil damkar (pemadam kebakaran) dari pemerintah Kabupaten Pasuruan. Total ada empat damkar dikerahkan.


Dari pantauan wartawan media ini hingga pukul 24.00 WIB petugas masih berjuang menguasai api dengan melokalisir api agar tidak merembet ke tempat lain.


Menurut informasi dari beberapa petugas, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Kota Pasuruan belum bisa memberikan informasi terkait dua insiden kebakaran tersebut.



Wartawan : Prabowo


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cari Bibit, PBSI Gelar Kejuaraan Bulutangkis Kota Pasuruan 2020

Soleh : Tidak Akan Ada Kenaikan Upah Sampai Sepuluh Tahun Kedepan, Jika Mengikuti PP No.36 Tahun 2021.