Featured Post

Prihatin Peningkatan Kasus Covid-19 Dan Peduli Keselamatan Nakes, DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan Beri Bantuan Pakaian APD Ke Sejumlah Puskesmas

Gambar
Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan, H.M Hasjim Asjari (tengah), didampingi jajaran pengurus, menyerahkan bantuan pakaian APD kepada dr.g. Andriani, Kepala Puskesmas Karangketug Pasuruan-PaslineNews DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan membagikan sejumlah alat pelindung diri (APD) ke Puskesmas se-Kota Pasuruan, Rabu (21/07/21). Kegiatan bagi-bagi APD tersebut merupakan bentuk keprihatinan Partai Nasdem karena semakin meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Kota Pasuruan. Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan H.M. Hasjim Ashari menuturkan, pihaknya merasa prihatin dengan tingginya tingkat penularan Covid -19 di Kota Pasuruan. Hal itu membuat pekerjaan tenaga kesehatan (Nakes) menjadi lebih berat. Dengan semakin beratnya tugas Nakes berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan APD.  Apalagi banyak Nakes yang tertular virus corona karena kelelahan atau penyebab lainnya. "DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan merasa prihatin dengan semakin tingginya tingkat penularan Covid-19, apalagi

Mangkir Dari Tugas Partai, Teno Terancam Dieliminasi



Pasuruan-PaslineNews.

Tidak hadirnya Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo (Teno) dalam acara Musancab dan Rakercab di salah satu resto di Kota Pasuruan, Kamis (17/06),  direaksi oleh jajaran pengurus ranting dan PAC. Mereka memosi tidak percaya mantan Wali Kota Pasuruan periode 2016-2021 tersebut dan menuntun diganti.

Sekretaris DPC PDIP Kota Pasuruan H.Tedy Armanto menuturkan, sikap pengurus ranting dan PAC tersebut dinilai wajar. Setelah kalah di Pilkada 2020 lalu,  Teno tidak pernah menampakkan batang hidungnya. Bahkan, agenda partai secara nasional yakni Musancab dan Rakercab yang mestinya di gelar di bulan Pebruari akhirnya tertunda hingga hari ini (Kamis/17/06). 

"Hal tersebut bukan berarti pengurus tidak bergerak, tapi, kami kesulitan berkomunikasi dengan Teno. Sejak tanggal 17 Pebruari lalu saya berupaya kontak dengannya, namun sulit berkomunikasi lebih serius. Kalaupun bisa berkomunikasi, Teno selalu ngeles untuk hadir di kota yang pernah dipimpinnya ini. Dia selalu bilang nanti-nanti sampai DPD mengambil langkah dan memerintahkan kami untuk menggelar Musancab dan Rakercab hari ini," ucapnya.

Tedy menambahkan, absennya Teno di acara Musancab dan Rakercab tersebut, sudah dilaporkan ke DPP Partai PDIP. Selanjutnya terserah pusat. "Masalah ini kami serahkan ke pusat, biar pusat yang memutuskan. Apapun keputusan pusat kami siap laksanakan. Saya dan teman-teman pengurus ikut garis kebijakan partai karena kami orang partai dan bukan orangnya partai," ujarnya diplomatis.

Edy Paripurna Wakil Ketua DPD PDIP Jatim mengatakan, dengan tidak hadirnya ketua DPC Kota Pasuruan dalam Musancab dan Rakercap, pengurus daerah akan mengusulkan ke DPP agar bisa menentukan ketua. Selanjutnya  pimpinan pusat akan mengevaluasi baik ketua maupun pengurus DPC PDI Kota Pasuruan.  

"Mungkinkan akan digelar Rakercabsus untuk menentukan ketua DPC Kota Pasuruan yang baru. Hal ini penting. Sebab, saat ini butuh pimpinan yang mampu mengkonsolidasi kekuatan partai, menyusun strategi dan kerja keras untuk meraih target empat sampai lima kursi di Pileg 2024 nanti.  Bagaimanapun Kota Pasuruan ini pernah berjaya dalam  pemilu legeslatif," tutup Edy.


Wartawan: Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kelurahan Sekar Gadung terbanyak, Lima Kelurahan Bersih dari Kasus Penularan Covid-19 Di Kota Pasuruan

Prihatin Peningkatan Kasus Covid-19 Dan Peduli Keselamatan Nakes, DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan Beri Bantuan Pakaian APD Ke Sejumlah Puskesmas

Rudiyanto, AP.M.M., Sekda Kota Pasuruan