Featured Post

Berbagi Indonesia Sehat, Indonesia Hebat

Gambar
  Pasuruan-PaslineNews. Dampak wabah Covid-19 sangat memberatkan bagi ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah seperti abang becak, pedagang kaki lima (PKL), dan pengusaha kecil lainnya. Prihatin dengan kondisi tersebut , sejumlah Pengurus cabang olah raga (Cabor) Elektronik Sport Indonesia (ESI) Pasuruan Raya, melakukan kegiatan sosial berbagi nasi kotak, masker, dan vitamin C. Bakti sosial itu dilakukan selama dua hari, hari Minggu dan Senin (14/09/21), di beberapa titik di kawasan yang  banyak warga beraktifitas, seperti di alun-alun, taman, dan kawasan PKl.  sambil membagikan nasi kota, masker, dan vitamin C  pengurus ESI Kabupaten dan Kota Pasuruan ini memberikan himbauan kepada warga untuk taat prokes. Dengan melakukan baksos dan sosialisasi tersebut, Rombongan E Sport Pasuruan Raya berjalan beriringan dengan menggunakan 2 kendaraan dan berhenti dibeberapa titik untuk membagikan nasi kotak, vitamin dan masker. Sebanyak 50 nasi kotak, 100 masker, plus 100 pcs Vitamin C habis dibag

Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Cabang Kota Pasuruan, Lakukan Sosialisasi Dan Pendataan Warga Lansia

Sebelum divaksin, warga lansia diskrining kesehatannya oleh petugas medis.


Pasuruan-PaslineNews.

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Cabang Kota Pasuruan ikut berperan aktif menyukseskan program  Vaksinisasi  Covid-19. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan,  menyelenggarakan suntikan vaksin Covid-19 di UPT Puskesmas Kebonsari di Jalan Gajahmada, Senin (19/04). Nampak warga Tionghoa usia lanjut mengantri giliran untuk divaksin. Kebanyakan mereka didampingi anak atau cucunya. 

Ketua PSMTI Cabang Kota Pasuruan Wibisono menuturkan, PSMTI  membantu melakukan pendataan warga lansia(lanjut usia) diatas usia 60 tahun. Data tersebut dibawa ke Dinkes untuk diproses. Setelah itu, Dinkes memberikan  undangan suntik vaksin, kemudian undangan tersebut diberikan ke warga. "Kita membantu pemerintah dalam pendataan dan membagi undangan hingga pelaksanaan vaksin. Kita pastikan warga yang mendapat undangan hadir di Puskesmas Kebonsari," ujarnya.

Wibisono menambahkan, PSMTI  mengajukan data 550 sampai 600 warga lansia ke Dinkes, dan sifatnya umum, tidak hanya warga Tionghoa saja. Pelaksanaan vaksinasi di bagi menjadi enam hari. Setiap hari sekitar 70 orang lansia yang divaksin. Tahap pertama  diprioritaskan lansia yang berusia 73 tahun keatas, bahkan ada lansia yang berusia 93 tahun.

"Kam,  PSMTI membantu meringankan pemerintah dengan melakukan pendataan serta sosialisasi pentingnya vaksin Covid-19. Pesan kami untuk masyarakat, jangan takut divaksin, karena ini langkah untuk mencegah penularan Covid-19. Bagi masyarakat yang sudah divaksin, tetap menjaga kesehatan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak," himbaunya.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo  juga sebagai pembina PSMTI Cabang Kota Pasuruan bersama Wibisono, terlihat berkoordinasi dengan pihak UPT Puskesmas Kebonsari untuk menata alur proses vaksinasi, mulai dari cek kesehatan, screening kesehatan hingga suntik vaksi, agar tidak terjadi penumpukan orang.

"Petugas medis disini dr. Cahyo bisa bekerja sama dengan kami dan terjalin komunikasi dengan baik. Harapan saya, kedepan kita bisa mendata berkelanjutan sambil menunggu koordinasi pendistribusian vaksin. Sebenarnya kegiatan PSMTI memberikan sosialiasi kepada warga karena banyak warga tidak tahu bahkan takut divaksin sekaligus kita lakukan pendataan. Dari situlah kita bisa menjelaskan  vaksin itu apa, keuntungannya apa dan yang paling penting mencegah penularan Covid-19, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan," pungkas Dedy.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anggur Wirogunan Andalan Pertanian Kota Pasuruan

KBTTPK Padepokan Agung Suwayuwo Pasuruan ll Gelar Peringatan 10 Suro 1953 J

Kemitraan UKM Dengan Perusahaan Besar Jurus Ampuh Kurangi Pengangguran Dimasa Pandemi Covid-19.