Featured Post

Mahfud MD : Parpol Yang Ada Wakil Di DPR Tak Punya Legal Standing Gugat UU Di MK

Gambar
  Suasana rapat DPR-RI Pasuruan-PaslineNews. Partai Politik yang memiliki wakil di DPR untuk tidak lagi menggugat Undang-Undang (UU) di Mahkamah Konstitusi (MK).  Hal itu disampaikan oleh  Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan pada Kabinet Indonesia Maju, Prof.Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., dalam cuitannya di media sosial Tweeter @mohmahfusmd, Jumat (24/06/22). Menurutnya, partai politik yang berada di DPR tidak punya legal standing untuk menggugat UU di MK. Sebab, UU dibuat oleh DPR dan partai politik ikut membuatnya. "Kalau partai politik tak setuju isi UU, ya silahkan tempuh melalui proses di DPR agar UU itu diubah. Kalau kalah suara, ya bagaimana lagi? Kuncinya harus menang suara saat pemilu," cuit Mahfud MD. Wartawan : Prabowo

Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Cabang Kota Pasuruan, Lakukan Sosialisasi Dan Pendataan Warga Lansia

Sebelum divaksin, warga lansia diskrining kesehatannya oleh petugas medis.


Pasuruan-PaslineNews.

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Cabang Kota Pasuruan ikut berperan aktif menyukseskan program  Vaksinisasi  Covid-19. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan,  menyelenggarakan suntikan vaksin Covid-19 di UPT Puskesmas Kebonsari di Jalan Gajahmada, Senin (19/04). Nampak warga Tionghoa usia lanjut mengantri giliran untuk divaksin. Kebanyakan mereka didampingi anak atau cucunya. 

Ketua PSMTI Cabang Kota Pasuruan Wibisono menuturkan, PSMTI  membantu melakukan pendataan warga lansia(lanjut usia) diatas usia 60 tahun. Data tersebut dibawa ke Dinkes untuk diproses. Setelah itu, Dinkes memberikan  undangan suntik vaksin, kemudian undangan tersebut diberikan ke warga. "Kita membantu pemerintah dalam pendataan dan membagi undangan hingga pelaksanaan vaksin. Kita pastikan warga yang mendapat undangan hadir di Puskesmas Kebonsari," ujarnya.

Wibisono menambahkan, PSMTI  mengajukan data 550 sampai 600 warga lansia ke Dinkes, dan sifatnya umum, tidak hanya warga Tionghoa saja. Pelaksanaan vaksinasi di bagi menjadi enam hari. Setiap hari sekitar 70 orang lansia yang divaksin. Tahap pertama  diprioritaskan lansia yang berusia 73 tahun keatas, bahkan ada lansia yang berusia 93 tahun.

"Kam,  PSMTI membantu meringankan pemerintah dengan melakukan pendataan serta sosialisasi pentingnya vaksin Covid-19. Pesan kami untuk masyarakat, jangan takut divaksin, karena ini langkah untuk mencegah penularan Covid-19. Bagi masyarakat yang sudah divaksin, tetap menjaga kesehatan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, dan jaga jarak," himbaunya.

Di tempat yang sama, anggota DPRD Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo  juga sebagai pembina PSMTI Cabang Kota Pasuruan bersama Wibisono, terlihat berkoordinasi dengan pihak UPT Puskesmas Kebonsari untuk menata alur proses vaksinasi, mulai dari cek kesehatan, screening kesehatan hingga suntik vaksi, agar tidak terjadi penumpukan orang.

"Petugas medis disini dr. Cahyo bisa bekerja sama dengan kami dan terjalin komunikasi dengan baik. Harapan saya, kedepan kita bisa mendata berkelanjutan sambil menunggu koordinasi pendistribusian vaksin. Sebenarnya kegiatan PSMTI memberikan sosialiasi kepada warga karena banyak warga tidak tahu bahkan takut divaksin sekaligus kita lakukan pendataan. Dari situlah kita bisa menjelaskan  vaksin itu apa, keuntungannya apa dan yang paling penting mencegah penularan Covid-19, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan," pungkas Dedy.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nico : Pasar Ramadhan Sepi Disebabkan Perencanaan Kurang Matang, Konsep Tidak Jelas dan Promosi Kurang Masif.

Gus Ipul Tuding Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Penyumbang Nilai Terendah Indeks Inovasi Daerah Kota Pasuruan

KBTTPK Padepokan Agung Suwayuwo Pasuruan ll Gelar Peringatan 10 Suro 1953 J