Featured Post

Sebanyak 1095 PPS Se-Kabupaten Pasuruan Dilantik

Gambar
Zainul Faizin secara simbolis menyerahkan SK PPS. Pasuruan-PaslineNews. Sebanyak 1095 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Pasuruan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin, di aula Sentra Bordir Bang Kadir, Bangil, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/01/23). Menurut Zainul Faizin, sebagai ujung tombak KPU, anggota PPS yang dilantik tersebut merupakan yang terbaik karena sudah lolos dari tes administrasi, tes tulis dan tes wawancara yang kemudian ditentukan melalui sidang pleno Komisioner KPU. Setelah dilantik, lanjut Faizin sapaan akrab Zainul Faizin, PPS segera berkoordinasi dengan pemerintah desa di wilayahnya masing-masing. "Koordinasi-lah dengan kepala desa sebaik mungkin. Andap asor, jangan mentang-mentang. Sebab, kalian butuh bersinergi dengan pemerintah desa," pesan Faizin. Dia juga berpesan, agar supaya PPS bisa melayani masyarakat sebaik mungkin. Mulai dari sosialisasi pemilu, pemutahiran data pemilih, hingga pelaksanaan penc

Pemerintah Matangkan RTRW



Pasuruan-PaslineNews. 

Draft perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pasuruan terus dimatangkan oleh pemerintah Kota Pasuruan. 

Plt. Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum Penataan Ruang) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko menerangkan, bulan ini (September) draft perubahan RTRW Kota Pasuruan sudah masuk di Provinsi Jawa Timur. 

Saat ini sedang dilakukan pembahasan oleh Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) PUPR Provinsi Jawa Timur. Dari hasil pembahasan, akan ada masukan yang akan di jadikan dasar revisi untuk rekomendasi gubernur. 

"Draft RTRW sudah masuk di provinsi dan sudah di lakukan  pembahasan. Namun, akibat wabah Covid-19, pembahasan menjadi tersendat dan molor dari jadwal, " ucap Gustap usai rapat paripurna di DPRD Kota Pasuruan, Selasa (22/09). 

Dia menambahkan, jika materi teknis sudah mendapat persetujuan dari Menteri PUPR, draft perubahan RTRW akan dimasukan di prolegda (program legeslasi daerah), tahun 2021.

Perlu diketahui, Perubahan RTRW dibutuhkan sebagai dasar arah pembangunan penataan ruang Kota Pasuruan yang sedang mengalami perkembangan.

Usulan draft perubahan RTRW ini sudah pernah dibawa ke meja komisi 3 untuk didiskusikan dengan legeslatif di bulan Agustus tahun 2019 lalu. 

Dari paparan yang pernah disampaikan oleh Kepala PUPR Kota Pasuruan saat itu, Agus Fajar, tampak jelas gambaran dan arah pembangunan Kota Pasuruan kedepan. 

Kedepan, Pembangunan Kota Pasuruan dibagi menjadi dua kawasan. Kawasan selatan untuk permukiman dan pendidikan sedangkan kawasan utara untuk pariwisata, pergudangan dan kawasan industri. (B.). 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tragedi Maut Rombongan Pensiunan Eks Guru SMPN 8 Kota Pasuruan di Tol Bawean-Ungaran, Semarang.

Nico : Pasar Ramadhan Sepi Disebabkan Perencanaan Kurang Matang, Konsep Tidak Jelas dan Promosi Kurang Masif.

Rudiyanto, AP.M.M., Sekda Kota Pasuruan